Grinding Gear Games (GGG) telah mengungkap ekspansi terbaru mereka, Path of Exile: Curse of the Allflame. Dijadwalkan rilis pada 24 Juli, update ini merombak fondasi mekanik permainan yang telah bertahan selama hampir dua dekade.
Misteri Curse of the Allflame
Dalam ekspansi Path of Exile: Curse of the Allflame, untuk pertama kalinya pemain akan bertualang di bawah permukaan laut Wraeclast. Dibimbing oleh Valerie, seorang kapten corsair yang tangguh, pemain bertugas memburu berbagai bagan laut kuno (Charts) yang tersebar di daratan. Menggunakan kapal legendaris bernama The Sovereign, pemain dibantu oleh Vesper, sebuah entitas melankolis yang jiwanya terikat pada kutukan Allflame.
Penjelajahan dasar laut dilakukan menggunakan Bathysphere, sebuah kapsul logam kedap air. Guna bertahan hidup dari ancaman tenggelam dan serangan monster laut dalam, pemain harus memanfaatkan Allflame Lanterns yang bertenaga Dead Man’s Sulphur—sumber daya berharga yang diekstraksi dari karang bercahaya. Pemain dituntut bergerak cepat sebelum lentera padam dan kegelapan laut dalam menelan mereka.
Dead Man’s Sulphur juga menjadi bahan bakar utama bagi sistem crafting baru Allflame Crafting bersama Vesper. Pemain dapat menyerahkan item serta mata uang kerajinan untuk memproyeksikan beberapa hasil ‘berhantu’ (ghostly outcomes) dari proses penempaan tersebut, lalu memilih hasil yang paling optimal.
Selain itu, token kuno berharga bernama Ducats (seperti Kishara’s, Genteel’s, dan Brinehook’s Ducat) dapat dikonsumsi untuk mengubah properti item dengan cara yang sangat langka dan kuat. Pemain juga dapat merancang pelayaran besar (Voyage) dengan menggabungkan hingga sembilan Charts pada papan navigasi Valerie demi melipatgandakan hadiah.
Kelas Ascendancy Baru: Luminary
Sistem klasik Mercenaries of Trarthus kini diintegrasikan secara permanen ke dalam permainan dasar (core game) mulai dari Act 3 di Sarn. Pemain dapat menantang tentara bayaran dalam duel taruhan emas untuk memperebutkan perlengkapan mereka, sekaligus merekrut mereka sebagai sekutu sementara.
Menariknya, kelas Scion mendapatkan perhatian khusus melalui kelas Ascendancy baru bernama Luminary. Sebagai pemimpin, Luminary dapat merekrut hingga tiga Mercenary secara permanen menggunakan pasif Noble Blood. PemainPath of Exile: Curse of the Allflame dapat menyesuaikan perlengkapan para tentara bayaran ini, bahkan mengaktifkan kemampuan unik untuk menggunakan item Unik (Unique items) legendaris, membuka ruang eksperimen build yang tak terbatas.
Modernisasi Abyss, Legion, dan Talisman
Dua mekanik lama, Abyss dan Legion, menerima perombakan. Mengadopsi peningkatan mekanik dari Path of Exile 2, retakan Abyss Path of Exile: Curse of the Allflame kini akan langsung terbuka dan memancarkan energi sejak awal. Pemain tidak perlu lagi mengejar retakan yang berliku-liku, menghilangkan masalah backtracking yang menjengkelkan. Abyss juga memperkenalkan bos puncak (Pinnacle Boss) baru dengan hadiah item unik eksklusif.
Sistem Incubator yang dinilai repetitif kini sepenuhnya dihapus. Sebagai gantinya, Legion memperkenalkan Vestigial Unique Items. Pemain dapat menggunakan Enshrouding Crystals pada item unik mereka dan membawanya ke Domain of Timeless Conflict untuk mentransfer modifikasi implisit (implicit modifier) yang kuat dari satu item unik ke item unik lainnya.